
Berita Pagi - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dipindahkan penahanannya
dari Rutan Klas I Cipinang, Jakarta Timur ke Mako Brimob Kelapa Dua, Depok,
Rabu (10/5) malam.
Pemindahan ini atas rekomendasi pihak rutan yang disetujui
oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
Kepala Rutan Cipinang Asep Sutandar mengatakan, ia sengaja
merekomendasikan kepada Menkumham Yasonna Laoly agar Ahok dipindahkan. Alasan
utamanya adalah keamanan pribadi Ahok dan rutan itu sendiri.
"Yang mengajukan memang dari kementerian (berdasar usul
Karutan, red). Kami lapor kepada pimpinan di atas bahwa di sini situasi tidak
kondusif," kata Asep kepada JPNN.com, Rabu (10/5).
Asep mengaku sempat mendiskusikan wacana pemindahan itu
bersama Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo.
Keduanya sepakat untuk menjadikan Mako Brimob sebagai lokasi
penahanan terdakwa kasus penodaan agama itu.
"Ya didiskusikan dengan kapolres, seyogyanya untuk
dititipkan di Mako Brimob. Ya untuk keamanan yang bersangkutan dan seluruhnya
lah," kata dia.
Basuki Tjahaja Purnama dipindahkan ke Mako Brimob Kelapa
Dua, Depok, pada Rabu (10/5) dini hari.
Alasan pemindahan demi keamanan Ahok, rutan, tahanan ain,
dan warga yang tinggal di sekitar rutan. [jpnn]
0 Response to "Siapa Inisiator Pemindahan Ahok ke Mako Brimob? Ternyata..."
Posting Komentar