
Berita Pagi - Bom bunuh diri yang terjadi di Kampung Melayu, Jakarta Timur memang membuat cemas dan
khawatir banyak pihak. Sebuah aksi terorisme yang mencekam.
Di balik peristiwa itu,
ada kisah di baliknya yang patut diambil pelajaran. Seperti yang dialami
oleh praktisi industri perfilman Azwar Armando.
"Allahu akbar. Terselamatkan dari bom Kampung
Melayu," kata dia pada Rabu (24/5/2017).
Berikut kisah dia selengkapnya.
----
Jam di tangan saya menunjukkan pukul 19.50wib . Saat itu
saya berada di tengah kemacetan Kampung Melayu arah Kalibata. Entah ketika
motor berbelok ke kanan langsung masuk jalur busway (samping halte Kampung
Melayu) hati ini berdegup kencang cemas ingin segera keluar dari jalur.
Saya mengamati beberapa orang yang bertingkah aneh seperti
menelpon di tepi jalur busway yang macet, serta celah kendaraan yang super
sempit.
Saya upayakan untuk segera keluar dr jalur busway namun
sulit. Qadarullah ketika hati berucap "hasbunallah wanimal wakil"..
Allah bukakan saya celah langsung keluar jalur busway dan saya langsung
mengambil masuk ke gang penghulu yang sebelumnya saya belum pernah melintas...
lega rasanya.
Namun beberapa menit kemudian mendengar kabar bahwa terjadi
ledakan tepat di halte busway Kampung Melayu.
Allahu Akbar! Terima
kasih ya Allah atas kesempatanmu bagi saya kembali kepada anak dan istri dengan
selamat.[bdn]
0 Response to ""Ya Allah, Saya Selamat dari Bom Kampung Melayu""
Posting Komentar