Berita Pagi - Aksi boikot Sari Roti masih terus berlanjut, tidak hanya
disampaikan lewat media sosial tapi juga sudah dilakukan di dunia nyata. Bahkan
sekolah SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya sudah resmi menghentikan pasokan roti
yang diproduksi oleh PT Nippon Indosari Corpindo Tbk tersebut.
Syaikhul menjelaskan pasokan roti merk itu dihentikan karena
mereka kecewa setelah pengumuman produsen. Dia menyebut sikap pemilik atau
produsen menunjukkan bahwa mereka tidak simpati pada umat Islamterlebih lagi
yang gabung dalam aksi Bela Islam Jilid III. Menurut Syaikhul, pihak PT Nippon
Indosari Corpindo Tbk lupa bahwa konsumen terbesar dari produk mereka adalah
mayoritas umat di Indonesia.
Aksi boikot Sari Roti tentu sangat berdampak pada pedagang
produk tersebut. Tidak hanya pedagang keliling tapi juga toko-toko besar di
sejumlah titik.
Seperti sudah diberitakan sebelumnya banyak pedagang
keliling produk tersebut yang mengeluhkan aksi tersebut. Dengan adanya aksi
pemboikotan membuat dagangan mereka tidak laku.
Baru-baru ini beredar foto roti itu juga tidak laku di
minimarket dan supermarket. Bahkan banyak roti yang sudah expired karena tidak
ada yang mau membeli roti tersebut.
Sebuah postingan FB yang kemudian beredar luas menyebutkan
produk Sari Roti di Supermarket Giant Jatimakmur tidak laku pasca aksi
pemboikotan. Di postingan itu disebutkan satu hari saja sudah tiga trolly yang
tidak laku padahal tanggal kadaluarsanya sudah besok.
Dalam postingan itu juga disebutkan bahwa di hari sebelumnya
sudah ada sebanyak lima trolly yang expired karena tidak laku. Jika hal ini
terus berlanjut bisa jadi perusahaan akan gulung tikar. (sumber)
0 Response to "Aksi Boikot Semakin Meluas, Sari Roti Terancam Gulung Tikar"
Posting Komentar